Fakta-fakta Virus Corona Ini Wajib Anda Ketahui

Fakta-Fakta Virus Corona Ini Wajib Anda Ketahui

Banyak orang jatuh sakit setelah mereka berkunjung dari pasar Seafood Huanan, Tiongkok. Dan hal ini pun membuat seluruh masyarakat kota Wuhan panik karena jumlah korban semakin banyak dan cepat. Mereka panik karena sebagian besar masyarakat bahkan tidak pernah berkunjung ke pasar tersebut.

 

Setelah penelitian yang lebih mendalam ternyata virus corona ini menjadi penyebab utama dari kepanikan itu. Dan yang menjadi perhatian adalah karena virus ini bisa menyebar dan menular dengan cepat sampai bisa menimbulkan kematian.

 

Lantas bagaimana perkembangan virus ini di dunia, bagaimana respon pemerintah terhadap masalah ini dan bagaimana pula pendapat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap virus yang masih misterius ini.

10 Fakta Virus Corona

Fakta-fakta Virus Corona Ini Wajib Anda Ketahui

Kami sudah merangkum fakta dan data dari berbagai sumber mengenai Virus Corona ini untuk And ketahui.

Mampu Menyebar Dengan Cepat Ke Negara Lain

Fakta yang pertama adalah virus ini mampu menyebar dengan sangat cepat ke beberapa negara di dunia.

Virus Corona ini pertama kali muncul di kota Wuhan, Tiongkok dan pemerintah Tiongkok pun menyatakan bahwa virus ini berasal dari hewan liar yang dijual bebas di pasar seafood Huanan.

Selain itu, virus ini muncul diduga pada saat hari raya china sehingga mobilitas pada saat itu sangat tinggi. Wisatawan dari berbagai negara pun sedang berkunjung ke kota tersebut.

Dan sejak pertama virus ini muncul, banyak para wisatawan yang terinfeksi virus ini telah menularkannya ke negara-negara lain.

Hingga sekarang, sudah ratusan negara yang dinyatakan terjangkit virus corona ini. Bahkan sekarang, Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus positif covid-19 terbanyak di dunia.

Virus Diduga Berasal dari Kelelawar

Fakta yang kedua adalah virus ini diduga berasal dari kelelawar yang diperjualbelikan secara bebas di pasar Seafood Huanan.

Covid-19 ini adalah penyakit zoonosis. Penyakit ini bisa menular antara hewan dan manusia. Para peneliti di Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyatakan hasil penelitian mereka bahwa adanya hubungan antara kelelawar dan virus corona.

Menurut mereka, virus ini adalah virus yang hidup pada beberapa hewan seperti unta, kucing dan kelelawar.

Penelitian mereka sebelumnya, mereka menemukan bahwa virus corona tidak pernah berevolusi serta menginfeksi manusia dan menyebarkannya antar individu.

Akan tetapi, dengan adanya kasus di Tiongkok ini menjadi sebuah bukti bahwa virus corona bisa berveolusi dan menyebar dari hewan ke manusia.

Memiliki Hubungan Dengan SARS dan MERS

Fakta yang ketiga adalah adanya hubungan yang dekat dengan SARS dan MERS. Ini dikonfirmasi oleh para ahli di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mereka menyatakan bahwa virus corona ini adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit flu.

Dari mulai flu biasa sampai ke tahap flu yang lebih parah. Salah satu dari penyakit flu parah adalah Middle East Respiratory Syndrome (Mers-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV).

Jika kita melihat kebelakang, penyakir SARS pun muncul di Tiongkok pada bulan November 2002 yang kemudian menyebar ke beberapa negara lainnya seperti Hongkong, Vietnam, Malaysia, Singapura, Indonesia dan negara besar lainnya.

Pandemi SARS pada waktu itu berakhir di pertengahan tahun 2003 dan telah menjangkiti 8.098 orang di berbagai negara. Selain itu, SARS telah merenggut 774 nyawa orang.

Dan kini Covid-19 menjadi penerus SARS dengan penyebaran yang cepat dan jumlah korban yang luar biasa.

Masih Belum Ada Vaksinnya

Fakta ke empat adalah belum ditemukannya vaksin atau antivirus sampai saat ini. Penyakit Covid-19 ini bisa dibilang sebagai penyakit yang misterius.

Hal ini karena para ahli mengkonfirmasi bahwa virus penyebab pneumonia ini sebagai jenis virus corona baru dan mereka pun menamai virus ini dengan novel coronavirus atau 2019-nCoV.

Sebenarnya, ada banyak vaksin pneumonia yang dibuat untuk mencegah pneumonia. Namun, vaksin-vaksin tersebut belum bisa mencegah penumonia yang sedang mewabah pada saat ini karena jenis virus yang baru tersebut.

Itu pun yang menyebabkan pemerintah Tiongkok untuk mengkarantina kota Wuhan yang berpenduduk sekitar 11 juta orang.

Banyak Korban Meninggal Dunia

Sebuah fakta yang mengerikan bahwa Covid-19 telah merenggut ribuan jiwa di seluruh dunia. Dari data yang kami himpun dari situs infographic.channelnewsasia.com bahwa jumlah kasus di seluruh dunia mencapai 2.795.267 kasus positif dengan 195.684 kasus meninggal dan 737.562 kasus sembuh.

Ini merupakan data yang fantastis jika kita melihat bahwa virus ini menyebar pertama kali di akhir tahun 2019. Dan data ini seharusnya sudah bisa membuat kita waspada dan hati-hati.

Demam dan Nyeri Dada

Seorang pengidap penyakit ini bisa merasakan berbagai macam keluhan dari mulai demam, batuk, sulit bernafas, sakit tenggorokan dan bahkan sakit kepala.

Bahkan para ahli di National Institutes of Health MedlinePlus menyebutkan bahwa jenis virus ini bisa menginfeksi saluran pernapasan atas dengan menyebabkan gelaja-gejala yang lebih parah.

Salah satu contohnya adalah demam tinggi, batuk disertai lendir, sesak nafas, dan nyeri dada.

Dan gejala-gejala tersebut akan semakin parah jika seseorang tersebut mengidap penyakit kronis lainnya seperti jantung, paru-paru, diabetes dan penyakit lainnya.

Bisa Meminimalisir Resiko

Fakta selanjutnya bahwa virus corona ini ternyata resikonya bisa diminimalisir walaupun belum ditemukan vaksin atau antivirus yang tepat.

Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir resiko terjangkit virus corona.

Kita disarankan untuk mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik sampai bersih. Kita pun disarankan untuk tidak menyentuh wajah, hidung atau mulut saat tangan kita dalam keadaan kotor atau setelah menyentuh benda-benda yang mungkin telah terkontaminasi.

Menghindari kontak langsung dengan orang yang sakit dan membersihkan benda-benda yang sering digunakan juga bisa ikut meminimalisir resiko terjangkit virus ini.

Dan yang terpenting adalah ketika bersin atau batuk, kita harus menggunakan etika batuk dengan menutup mulut dan hidung dengan tisu lalu membuangnya ke tempat sampah dan cuci tangan.

Selain itu, kita pun disarankan untuk tidak keluar rumah dalam keadaan sakit, terutama jika Anda sudah berusia 60 tahun ke atas.

Apabila Anda mengalami beberapa gejala yang sudah kami sebutkan sebelumnya, Anda harus segera menemui dokter agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Dana Penanggulangan Virus Yang Tidak Sedikit

Tahukah Anda bahwa pemerintah Tiongkok telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk memerangi virus ini?

Pemerintah Tiongkok telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengeluarkan dana sekitar US$ 144 juta atau setara dengan Rp. 1,9 Triliun.

Dan negara lainpun sama, mereka telah mengeluarkan dana yang banyak untuk mengatasi masalah ini termasuk mungkin Indonesia.

Pintu Masuk Negara Diperketat

Semenjak kemunculan kasus pertama di Wuhan, Tiongkok, banyak negara yang telah melakukan tindakan preventif dengan memperketat pintu masuk negara bahkan sampai menutupnya.

Salah satu negara yang tanggap terhadap masalah ini adalah Vietnam. Vietnam menjadi negara yang memiliki kasus 0 meninggal dan banyak negara lain pun yang memuji tindakan pemerintah Vietnam.

Mereka menutup penerbangan dari dan ke Tiongkok serta melakukan karantina wilayah dan ditunjang dengan kedisiplinan masyarakatnya sehingga mereka berhasil menekan laju penyebaran virus walaupun bertetanggaan dengan nagara Tiongkok.

Di Indonesia sendiri pun, pada awalnya pemerintah hanya melakukan perketatan terhadap pintu masuk dan di bandara mereka menggunakan thermo scanner untuk memeriksa para penumpang yang memiliki suhu tinggi atau demam.

Namun nampaknya itu tidak terlalu efektif sehingga pada akhir-akhir ini pemerintah pun menuntup beberapa penerbangan.

Apa Kata Organisasi Kesehatan Dunia

Fakta terakhir bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapakan virus corona ini sebagai pandemi karena telah menginfeksi ratusan negara di dunia dengan tingkat kasus positif yang tinggi.

Selain itu, mereka pun mengeluarkan beberapa aturan atau protokol untuk menekan laju penyebaran virus di dunia serta bagaimana standar penanganan virus ini.

Kesimpulan

Virus Corona  merupakan jenis virus baru yang belum memiliki vaksin. Virus ini pertama muncul di pasar seafood Huanan, Tiongkok.

Dari fakta-fakta yang kami sampaikan, seharusnya sudah bisa membuat Anda lebih waspada terhadap virus ini dan membantu memutus penyebaran dengan berdiam diri di rumah dan menjaga jarak.

Terimakasih semoga Artikel ini Bermanfaat

Leave a Comment